Nahria's posts with tag: rambling
 | Me today | Aug 15, '08 9:01 PM for everyone |
These days.. I stop arguing.. I stop pressing to get what I want.. I avoid confrontations.. Pasrah?? not really... Just too tired to argue.. to tired to get head to head..
Call me selfish..ignorant..mommy's child..whatever, but I just miss my mom. “I love you without knowing how, or when, or from where. I love you straightforwardly, without complexities or pride; so I love you because I know no other way.” I promise myself, no more tears. But last night when discussing food, I asked my oldest sister: "do you know how to make mangoe chilli like mom makes." A moment after saying that, I felt like I wanna burst into tears. I kept picturing her walking healthily, cooking, waking up every night to pray.. do you know that if you keep on picturing something/someone..if you picture them hard enough..it might have come true?
Yaya baru di Bookcrossing, tapi cukup tau kalo di situ sistemnya pay it forward..diteruskan bukunya. Begitu juga dengan Book Ray, Yaya tau itu baca buku dengan sistem meneruskan ke orang yang berikutnya dan yang terakhir megang buku itu harus mengembalikan ke yang punya buku itu. Sooooo..Imagine my surprised waktu ada yang ngereject Yaya ikutan di Book Raynya dia. Oke gak masalahlaah dia nolak, tapi alasannya itu lhooo. Menurutku pelecehan terhadap newbie aja gitu. Dia nulis gini (di forum pula, she didn't even bother to sent me PM ): sorry yaya, maybe another time in the future I hate to be blunt, but from what I can see from your history thus far, you have entered plenty of Book Ray and have asked to be the last person on several bookrays, (which sadly, indicates to me you want to keep the book rather than pass it on to others). --------------------------------- which sadly, indicates to me you want to keep the book rather than pass it on to others--> nuduh banget itu ya mbak. Duh maaf niih, kok serasa kepedean gitu yaa dia? Tapi dah Yaya balas sih: I am surprised that you have judged me far too soon. The fact I want to be the last person in the rays that I've requested so far doesn't mean I want to keep the book. Never crossed my mind that kind of thought. I am very disappointed, not because you rejected me joining the Ray but the fact that you have accused me of wanting to keep the book for myself. I know how BC works..I know how Book Rays works. Being the last one in the Rays means I have to/must return the book to the real owner. Thank you for being blunt. But sorry I don't like to keep things that I know isn't mine.
Maaf.. tapi gue gak minat sama sekali buat nyari tau tentang orang yang emang gak mau ngasih tau. Jadiiiiiiii.. eloe silahkan jalani hidup loe sendiri dan biarin gue jalani hidup gue sendiri. Kalau loe kira gue bakalan repot-repot nyari tau sampe ngerayu segala.. well, you don't know me at all.
Ternyataaaaa baru ketahuan akhir-akhir ini bahwa gue bukan termasuk tipe orang yang tidak senang berbasa-basi, hahahahhaa.  Well, basa-basi atas nama kesopanan okelah. Misalnya, basa-basi menjawab pertanyaan saudara yang lebih tua. Yaaa itu mah haruslah yaa. Kalau gak mau dibilang gak sopan. Ini aja gue belajarnya sejak ikutan ngumpul-ngumpul sebulan sekali di rumah sodara. Dari basa-basi hal kecil aja, kayak nanya kesehatan..nanya kabar, bla bla gitu deeh. Kalau mau jujur, gue gak gak inget semua nama sodara sih. Basa-basi dengan orang/kenalan baru masih wajar. Namanya orang baru kenal kan mau taulah yaa tentang 1 sama lain. Tapiiiiiiiiiiiiii... pualing males basa-basi via chatting. Pertanyaan apa kabar, lagi ngapain, kerja dimana...puleeeaseee, itu pertanyaan terbasi yang ada deh. Tau siiih mungkin maksudnya baek, emang mau nanya kabar. Tapi sejak Yaya sendiri suka dicuekin orang karena pertanyaan itu, well..I've learned my lesson. Gak usah nanya-nanya dan kalo ada yang nanya gitu jawabnya singkat padat dan jelas. Soalnya bete juga kalo pas giliran kita nanya, malah responnya diem aja atau laamaa banget. Sorry niiih, basi banget jawab chatting pake lama. Kecuali kalo dia bilang "sorry ya sambil nyambi kerja." Yaya lebih menghargai orang yang bilang gitu duluan daripada orang yang ngajak ngechat, trus giliran kita nanya dianya diam dan lama banget baru jawab. Orang kayak gini keliatan banget hanya mau terliat sibuk aja. Yaya sombong? gak cuman kalo mau ngobrol ya ngobrol aja, gak perlu pake preambul gitu.
Gue mengundurkan diri dari jadi teman loe. Tau koooook, gue gak bisa kayak temen-temen loe yang laen. Gue gak seaktif mereka dan gue gak bisa serame mereka dan gue juga gak bisa basa-basi. Makasih deeh, buat silent treatmentnya selaman ini. Daripada bikin dosa diem-dieman...Gue mengundurkan diri dari jadi teman loe. 
Yunan.. Back in high school rasanya banyaaak banyak banget momen-momen yang gak terlupakan sama dia. Dari yang nyenengin sampe yang nyebelin. He made me cry..he made me laughed. Awalnya kita sekelas pas kelas dua. Biasa deh anak SMA, yaaa gitu deeh..suka liat-liatan, lupa awalnya gimana tapi kita jadi deket banget (gak jadian tapi), saking deketnya kita udah kayak kucing sama anjing. Kalao berantem, diem-dieman aja. Tapi seringnya sih dia yang ngajak baekan duluan. His tag line: "masih marah gak?" Jadi inget lagi, pernah kita lagi marahan dan apesnya di hari kita lagi marahan kita malah dua-duanya disetrap banget *sigh. Gila kalau ngomong Rakhmatul Iqbal Yunansyah kayaknya gak bakalan cukup selembar deeh. My diary is full with his name! Ada 1 kejadian yang bikin aku nyadar banget waktu itu kalo emang aku sayang sama dia. Jadi waktu itu kita diem-dieman/marahan (yaah emang our relationship is full of marahan-baekan-akrab-marahan-baekan-akrab). Sampe Yaya ngeluarin kata-kata dalam hati :"I don't care anymore whether he's alive or not!" Itu marahannya kalo gak salah hari Sabtu, hari Seninnya aku baru tau kalo dia kecelakaan motor: Parah banget. Di situ Yaya nyeseeeeeeeelll banget. Biar sekarang kita dah jauh, Yunan masih jadi bagian kenangan-kenangan SMAnya Yaya
I'm nuts about books. Just recently I've discovered I've gone head over heels on books of Danielle Steel and Maeve Binchy. I discovered that when I found myself mooching almost all books by those authors. *still enjoying time traveler's wife
 | sakit | May 5, '08 12:48 AM for everyone |
Masih batuk dan pilek niih, kemaren udah ke dokter dikasih obat. Obat batuknya bikin mual niiih, tapi batuknya mendingan dikiiiittt sih. Tapi mualnya itu lhoo :( Tiap malam tidurnya gak tenang, batuk-batuk teruusss. capeeeekkk, padahal mau nulis reviewnya Pulau Huntu masih belom kuat. Soalnya barusan abis muntah lagi.
Yang ini postingan agak kurang kerjaaan siiiih, soalnya Yaya cuman pengen nunjukin cincin yang dikasih mbak Donna  Lucu yaaa cincinnyaa...
I know I shouldn't have this kind of feeling, but don't know why he reminds me of Rakhmatul Iqbal Yunansyah and tonight he made me missing Yunan all over again. Talking with him was like flowing water, don't have to hide anything. Just shared some fun.. Still, he's so Yunan
 Gara-gara foto Yaya ikutan terpajang di Majalah Nebula ESQ, sampe ada seorang dokter yang nelpon ke wartawan Nebula nanya-nanya tentang aku. Mau tau kenapa? Katanya kalau Yaya butuh bantuan, seperti operasi wajah dia bersedia membantu. Katanyaa, dia itu dokter di bidang Hemifacial Spatial. Whaaaaaaaattttt??   Tenang Yaaa...inhale..exhale, hehehehe. Sumpah gak penting banget. Tadi juga aku ditawarin nomer telpon si dokter itu, Jawaban Yaya siih masih tenang koook (gak pake tanda tengkorak di atas kepala, hihihi) : Makasih tapi gak perlu kok. Psst, bokap nambahin: Makasih, udah dikasih hadiah dari Allah kayak gini kok :) For me, it's not about being beautiful or ugly...but I've grown up learning to be proud of who I am and what I've become :)
Tadi sempet ngechat sama seorang penulis buku yang bukunya Yaya suka banget. Hmmm..sempet geer siih waktu dia bilang aku cantik, hihihi.. Iya, ini postingan sambil lewat kok. Cuman mau ngasih tau tadi ada seorang penulis terkenal yang bilang Yaya cantik 
Akhir-akhir ini banyak banget beterbangan postingan yang isinya mau nge-ban tayangan reality show Idola Cilik, dan postingan-postingan yang isinya gak setuju sama reality show seperti AFI, Supermama, dll. Hmmmm.. bukannya Yaya gak peduli sama perkembangan jiwa anak-anak (I'm an aunt too, you know), tapi gak mau munafik aja ikut-ikutan ttd petisi untuk melarang tayangan-tayangan semacam itu..karena sejujurnya Yaya menikmati banget tayangan-tayangan itu. Bodo' amat mau dibilang Yaya kurang kerjaanlah, gak pedulilaah, gak mutu, gak penting, dll..
OK...THAT'S IT! Setelah berminggu-minggu (yes, I mean weeks) mencoba menahan diri untuk gak ikutan memosting tentang Ayat-ayat cinta the movie, kali ini Yaya mau angkat bicara. Bukan mau ngereview filmnya lho, kalau itu sih udah. Cuman mau ngomentari tanggapan orang-orang tentang film ini (di milis, temen-temen blogger, dan review-review lainnya). I mean... HELLOOOOOOOOOOOWWW PEOPLE! Grow Up, will you?? Yes, I know it is your right to comment on whatever you want to say about this movie. I assume you haven't read Hanung's blog. Reality Check: YES, The movie indeed is so much different from the book. And why is the movie so different from the book and this disappoint you? Because Hanung is not Habbiburahman. As simple as that. Maaf, bukannya marah-marah cuman gregetan aja baca protes kiri kanan tentang film ini. Bilang filmnya gak bangetlah, cuma segitu ajalah, jiplaklah... *tenang...Yaya..tarik nafas...buang nafas. Ngomong-ngomong, kalau sebegitu bete dan gak sukanya sama cara sang sutradara bikin film ini...sekarang bisa gak pada buat film AAC ini menjadi lebih kayak bukunya??
Legaaaaaa... 20 down and 6 to go, meaning 20 articles has been posted in the ABN's blogs and leave me with 6 more articles. I still have plenty of time, though..until the end of this month. But still I wanna finish writing them as fast as I could, so I can move on with my other available jobs. Hmmmmmmmm, lately I don't even have time to write poem anymore. Not about the time actually, more to..feeling blank, as I don't have someone to like, or someone that worth liking to. Ah well, just give me some time to focus with my other writing..
Boleh yaaa sekali-kali postingan curhat??? eh udah sering yaa?? yaaaa..Yaya kan juga manusia, gak selamanya bisa sharing hal-hal yang positif aja. Ya gak..ya gak?? Kadang-kadang merasa..being the only unmarried child left at home rada-rada gimanaaaa gituuuuuu. Yang biasanya tukang curhat..sekarang jadi the curhatee-nya nyokap kadang-kadang bokap. Hmmm, iya tauuu...as children kita harus bisa berbakti sama orangtua, gak itung-itungan. Bukannya itung-itungan lho ini...karena sering jadi the curhatee...jadinya suka tau hal-hal yang sebenarnya kakak-kakak gak tau. And that's suck, apalagi kalo harus ngulang cerita ke kakak-kakak. Kayak kemarin hari Minggu pas ada acara kumpul-kumpul keluarga..well, jadinya Yaya juga yang hadir saat itu. Bisa dibilang perwakilan keluargalaaah, tapi kemaren ada yang kayak nyindiri-nyindir gitu: kakak kamu gak suka yaa ikut acara kayak gini? jadi gak kenal keluarga donk. Well, of course gue belain kakak doonk. Berusaha netral bilang: Kakak lagi ada kerjaan, mbak jadi gak bisa ikutan. To be honest..bagian ini paliiiiiiiing malesss. Kalau dateng ke acara keluarga sih I don't mind at all. PS: I'm tired being a lajang girl (hiks hiks)
| |